Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 April 2026 | Capcom mengumumkan peluncuran resmi game barunya, Pragmata, pada 17 April 2026 melalui platform Steam. Dirilis simultan untuk PC dan konsol generasi terkini, Pragmata mempersembahkan visual futuristik yang menawan serta mekanik gameplay inovatif, menandai upaya perusahaan untuk memperluas portofolio IP‑nya di luar judul‑judul legendaris seperti Resident Evil dan Monster Hunter.
Berbeda dari judul‑judul third‑person shooter tradisional, Pragmata mengusung sistem “dual action” yang memadukan tembak‑tembakan dengan elemen hacking secara real‑time. Pemain akan mengendalikan dua protagonis, Hugo, penjelajah berzirah tebal yang dilengkapi jet pack, dan Diana, ahli taktis dengan kemampuan manipulasi perangkat. Kedua karakter harus bertahan hidup di stasiun riset bulan yang sunyi namun dipenuhi ancaman mekanis dan biologis, sambil berusaha menemukan jalan kembali ke Bumi.
Game ini dibangun di atas RE Engine milik Capcom, mesin grafis yang sebelumnya dipakai untuk judul‑judul seperti Resident Evil Village. RE Engine memungkinkan Pragmata menampilkan lingkungan sci‑fi padat detail, model karakter halus, serta dukungan ray tracing yang meningkatkan pencahayaan, bayangan, dan refleksi secara signifikan. Namun, untuk memanfaatkan ray tracing, pemain harus memiliki kartu grafis yang lebih kuat, yakni AMD Radeon RX 6700 XT 12 GB atau NVIDIA GeForce RTX 3060 12 GB, sebagaimana tercantum dalam spesifikasi resmi di Steam.
Berikut rangkuman spesifikasi minimum dan rekomendasi Pragmata untuk PC:
- Spesifikasi Minimum: CPU Intel Core i5‑10400 atau setara, RAM 16 GB, GPU NVIDIA GeForce GTX 1660 Super 6 GB, penyimpanan SSD 30 GB.
- Spesifikasi Rekomendasi: CPU Intel Core i7‑10700K atau AMD Ryzen 7 3700X, RAM 16 GB, GPU NVIDIA GeForce RTX 3060 12 GB (untuk ray tracing) atau AMD Radeon RX 6700 XT 12 GB, penyimpanan SSD NVMe 50 GB.
Meski persyaratan RAM 16 GB terkesan tinggi untuk PC kelas menengah, Capcom menegaskan bahwa game ini tetap dapat dijalankan dengan lancar pada sistem yang memenuhi spesifikasi minimum, asalkan pengaturan grafis diturunkan ke level “Low”. Bagi pengguna yang menginginkan pengalaman visual penuh, pengaturan “High” atau “Ultra” dengan ray tracing akan membutuhkan perangkat keras sesuai rekomendasi.
Selain PC, Pragmata juga tersedia di konsol PlayStation 5, Xbox Series X|S, serta versi handheld Steam Deck. Menariknya, tim editorial Rock Paper Shotgun melaporkan bahwa Pragmata sudah mendapatkan label “Steam Deck Verified”. Dengan pengaturan khusus, game ini dapat dijalankan pada Steam Deck dengan frame rate sekitar 30‑35 fps pada adegan‑adegan intens, sementara pada sebagian besar area permainan dapat mencapai 40‑45 fps. Penggunaan fitur FSR 3 (FidelityFX Super Resolution) terbukti meningkatkan performa tanpa mengorbankan kualitas visual secara signifikan. Namun, konsumsi daya cukup tinggi; pada model original Steam Deck, baterai habis dalam kira‑kira 1 jam 20 menit saat pengaturan grafis menengah.
Gameplay Pragmata menonjolkan kombinasi aksi tembak‑menembak dengan mekanik hacking yang menuntut koordinasi cepat antara serangan dan interaksi sistem. Hugo dapat memanfaatkan jet pack untuk melakukan double jump serta boost, memungkinkan manuver melintas rintangan atau menghindari tembakan musuh. Sementara Diana memiliki kemampuan mengakses terminal dan mengendalikan perangkat keamanan untuk membuka jalur baru atau melumpuhkan pertahanan lawan.
Sejak peluncurannya, Pragmata mendapat sambutan positif dari komunitas gamer Indonesia. Banyak yang memuji desain level yang detail, narasi yang memikat, serta kebebasan taktis yang diberikan kepada pemain. Namun, terdapat catatan kritis mengenai kebutuhan perangkat keras yang relatif tinggi, terutama bagi pemain yang masih menggunakan PC kelas menengah dengan GPU kurang dari seri RTX 3000.
Kesimpulannya, Pragmata menandai langkah ambisius Capcom dalam menciptakan IP sci‑fi baru yang menggabungkan visual kelas atas, gameplay inovatif, dan dukungan lintas platform. Bagi pengguna PC menengah, game ini tetap layak dicoba dengan menyesuaikan pengaturan grafis, sementara pemain berkelas atas dapat menikmati fitur ray tracing yang memukau. Keberhasilan Pragmata di pasar akan sangat dipengaruhi pada kemampuan pemain untuk menyesuaikan perangkat mereka dengan persyaratan teknis yang ditetapkan.









