Ekonomi

Saham BBCA Menghijau di Tengah Melemahnya IHSG

×

Saham BBCA Menghijau di Tengah Melemahnya IHSG

Share this article
Saham BBCA Menghijau di Tengah Melemahnya IHSG
Saham BBCA Menghijau di Tengah Melemahnya IHSG

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 19 Mei 2026 | Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berhasil ditutup menghijau pada perdagangan saham Senin, 18 Mei 2026, di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang lesu. Kenaikan harga saham BBCA terjadi setelah sempat berada di zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini.

Saham BBCA dibuka turun 150 poin menjadi Rp 5.950 per saham dari penutupan pekan lalu Rp 6.100 per saham. Namun, pada akhir perdagangan, harga saham BBCA ditutup naik 0,41% menjadi Rp 6.125 per saham.

📖 Baca juga:
Bocoran Strategi MSCI: Cara Cerdas Hadapi Gejolak Indeks Mei 2026

Menurut analis, pelemahan saham perbankan dipicu oleh sejumlah faktor, termasuk potensi foreign outflow setelah rebalancing MSCI dan FTSE, serta tekanan rupiah yang kembali melemah mendekati Rp 17.600/USD. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran bahwa Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan stance suku bunga tinggi atau cenderung lebih hawkish untuk menjaga stabilitas rupiah.

Di tengah volatilitas pasar dan tekanan arus dana asing, analis merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati, termasuk BBCA, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

📖 Baca juga:
UAE Keluar OPEC: Langkah Besar yang Mengguncang Pasar Minyak Global

Saham-saham tersebut dipilih karena memiliki fundamental kuat, CASA solid, likuiditas baik, dan dividend yield menarik. Selain itu, analis juga melihat bahwa saham big banks seperti BMRI, BBRI, dan BBCA cenderung lebih defensif dibanding lainnya.

Untuk BBCA, analis melihat bahwa saham tersebut memiliki harapan untuk melonjak pada perdagangan hari ini, meskipun pada sesi I saham tersebut masih memerah. Secara teknikal, saham BBCA bisa berada di level support antara Rp 5.933 per lembar saham hingga Rp 6.017 per lembar saham, dengan pivot berada di level Rp 6.108 dan level resistance antara Rp 6.192 hingga Rp 6.283.

📖 Baca juga:
Dividen Jumbo Hari Ini: Dua Saham Cum Date Janjikan Yield Empat Kali Lebih Tinggi dari Bunga Deposito Bank

Dalam beberapa hari terakhir, saham BBCA telah menjadi salah satu saham yang paling banyak diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan nilai transaksi mencapai Rp 671,9 miliar pada sesi I hari ini.

Kesimpulan, saham BBCA memiliki potensi untuk melonjak pada perdagangan hari ini, meskipun masih memerah pada sesi I. Analis merekomendasikan saham tersebut karena memiliki fundamental kuat dan dividend yield menarik. Namun, investor tetap harus waspada terhadap volatilitas pasar dan tekanan arus dana asing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *